PRINSIP-PRINSIP PENAFSIRAN PENGGUNAAN SEPTUAGINTA (LXX) OLEH PENULIS PERJANJIAN BARU DALAM MENGUTIP PERJANJIAN LAMA
Keywords:
Septuaginta, LXX, Hermeneutika, Perjanjian Baru, Perjanjian LamaAbstract
Allah berbicara dalam semua bahasa manusia. Allah tidak berbicara hanya dalam satu bahasa seperti Bahasa Ibrani saja, atau Bahasa Aram saja, atau Bahasa Latin saja, atau bahkan dalam Bahasa Yunani saja. Bahasa hanyalah alat atau sarana, namun yang terpenting adalah apa maksud Allah bagi umat manusia dalam setiap bahasa mereka. Memang kehadiran teks LXX merupakan momentum yang sangat tepat di mana bahasa Yunani dikenal dan diketahui secara luas setelah Alexander Agung berkuasa. Bahkan sekalipun Kekaisaran Romawi sudah menguasai dunia di abad pertama, namun kaisar Roma tidak berhasil menjadikan Bahasa Latin sebagai bahasa pemersatu seluruh daerah jajahannya. Pengaruh Alexander Agung dalam hal bahasa begitu mencolok sampai di abad pertama bahkan sampai berakhirnya era Yunani Koine (umum) tahun 330 M.
